Sex Education for Kids – Part 1

Posting oleh : mama U | Pada : March 10th, 2010


Few weeks ago, ketika membacakan dongeng sebelum tidur untuk si Boy, saya mendapati dia menggesek-gesekkan ‘burung’nya ke kaki saya. I know that sex education for kids is very important tapi tetap saja reaksi pertama saya adalah KAGET!!! Cepat-cepat saya ambil napas panjang dan bertanya dengan nada yang sedapat mungkin biasa-biasa saja:
Mama: Ngapain kamu gesekin ‘burung’ ke kaki mama?

Boy: Enak tau ma? Gesek-gesekin burung. Mama sih gak punya ‘burung’

Duuhhhhhhhhh KAGET !!!!! lagi.

Tenang ………… tenang ….. tarik nafas ……..

Mama: Iya tapi ati-ati loh, bisa lecet tuh ‘burung’ kalo digituin terus.

Dia diam. Saya merasa aman untuk sementara waktu.

Minggu lalu Papa Boy beli buku karangan Bunda Hana, judulnya Ayo Ajari Anak Seks. Thank God, buku itu sangat informatif.  Menenangkan hati saya, pertanyaan dan kelakuan si Boy ternyata normal. Pintar-pintarnya kita saja menyelipkan sex education di situ, yang sesuai umurnya tentu saja. Rasanya minggu ini saya perlu membaca ulang buku tersebut untuk mengantisipasi pertanyaan yang mungkin timbul.

Popularity: 1% [?]

Panduan Affiliasi Clickbank

Posting oleh : mama U | Pada : December 11th, 2009


Panduan Affiliasi Clickbank

Bang Edy Sihombing adalah salah satu senior favorit saya di Asianbrain. Makanya ketika beliau merilis Panduan Afiliasi Clickbank, saya buru2 beli, bahkan sebelum dilaunching.

Niat banget ya? Iya, karena clickbank ini relatif baru di dunia afialiate marketing Indonesia. Dan karena aplikasi saya di clickbank baru diapprove, maka saya tak perlu lagi trial & error. Cukup mengikuti contoh step by step di ebook Panduan Afiliasi Clickbank ini.

Popularity: 10% [?]

Investasi Cerdas Dengan Jurus Dahsyat Kebun Emas

Posting oleh : mama U | Pada : December 9th, 2009


Menabung di bank sekarang ini malah bikin sedih. Selain karena jumlah yang ‘bisa’ ditabung tidak seberapa, juga karena potongan pajak dan biaya administrasinya yang gak sebanding dengan bunga yang didapat. Punya tabungan 10 juta hari ini boleh jadi sudah bikin kita merasa ‘kaya’. Tahun depan? Tahun depannya lagi?

Sudah sejak lama aku tahu cara nabung ‘model kuno’, yaitu dengan membeli perhiasan emas. Berhubung saya tiada berminat pada perhiasan, maka pilihan menabung/investasi ini segera saya coret dari daftar.

Kemudian kudengar lagi ada produk emas yang namanya koin emas ONH, yaitu koin emas yang diproduksi untuk tujuan menabung untuk ongkos naik haji. Mulailah tumbuh minatku terhadap emas di sini. Perasaan dari tahun ke tahun ongkos naik haji senantiasa naik, tak pernah turun. Padahal pernah kubaca di salah satu artikel Safir Senduk: ongkos naik haji sebenarnya tetap sama dari masa ke masa, yaitu senilai 250 gr emas.

Pencarian informasi tentang produk koin ONH ini berakhir di jalan buntu, karena tak banyak toko emas di kotaku yang menjual produk ini.

Apalagi dong? Emas batangan? Uh, dengar namanya saja sudah ngeri. Mosok nunggu diajak Paman Gober berburu emas di Klondike?

Well, perburuan informasi berakhir di internet. Inilah dia: Kebun Emas.

KebunEmas.com

Sama sekali tak kusangka tak kuduga, ternyata berinvestasi emas batangan (ih bukan batangan ternyata, lebih tepatnya cuilan he he he) sangat mudah dan tidak perlu modal awal sebesar yang saya bayangkan.

Langsung start berkebun emas. Ayoooo

Popularity: 18% [?]

Petai alias Pete

Posting oleh : mama U | Pada : April 27th, 2009


ADVICE FROM UKM MEDICAL DOCTOR

Little did you know …… after reading THIS, you’ll NEVER look at petai in the same way again! Petai contains three natural sugars -sucrose, fructose and glucose.  Combined with fiber, petai gives an instant, sustained and substantial boost of energy.  Research has proved that just two servings of petai provide enough energy for a strenuous 90-minute work out. No wonder petai is the number one fruit with the world’s leading athletes. But energy isn’t the only way petai can help us keep fit. It can also help overcome or prevent a substantial number of illnesses and conditions, making it a must to add to our daily diet.  Baca lanjutannya »

Popularity: 30% [?]

NO MORE: Suami-suami Takut Istri

Posting oleh : mama U | Pada : April 3rd, 2009


Sejak sitkom ini diputar pertama kali di Trans TV, kami sekeluarga langsung jadi penonton setia. Lucu sih. Makin lama kok jadi gak lucu lagi ya. Anakku semata wayang kok selalu teriak2 ya ngomongnya. Urusan membentak-bentak orang tua juga jago banget dia.

Sejak minggu lalu kami berdua resmi melarang sitkom tersebut diputar di rumah. Pertama sih suami protes, dia suka banget soalnya. Tapi dengan alasan adegan teriak-teriak di sitkom tersebut bisa bikin anak jadi agresif, dia setuju juga. Baca lanjutannya »

Popularity: 34% [?]



Get custom programming done at GetAFreelancer.com!




25 queries. 0.236 seconds.